CLOSING-DOWN

Heyya fellas.

It appeared that the name korcaholic is claimed by someone consider himself as a part of the name. I would not deny it. It is. The name has a very long story. A story, a history. I don’t want to start new and more complicated conflicts. I’ve had enough for now. So I decide to move out of this korcaholic roof to my new home 😀

www.wortelpinkbernyanyi.wordpress.com

This will be my last post in this blog. I’m gonna miss writing in this blog very much. Nevertheless, I have built myself a new home, attached to me, only me. I will make that new home even more comfier than this one. The same goes to my twitter account. It has been changed from korcaholic to wortelpink.

Goodbye KORCAHOLIC.

Welcome WORTEL-PINK-BERNYANYI 😀 😀

Advertisements

Intel Atom: Sucks

Okay, this is it. Atom sucks!

atom Sekarang memang netbook mini yang dipelopori Asus EeePC (the one I’m writing on) sedang booming banget. Hampir semua pabrikan komputer lokal dan internasional mengeluarkan serian ini sebagai produk baru mereka. Tapi sayang beribu sayang, kehandalan produk ini tidak sebesar promosinya. Jangankan untuk mengolah data di Ms. Excel atau OpenOffice yang berjumlah puluhan ribu cell, untuk sekedar browsing menggunakan beberapa browser berbeda pun prosesor ini sudah kewalahan. Jadi jangan kaget kalau Anda mengalami berkali-kali system hang ketika sedang asyik berselancar di internet. Terus terang, sejak menggunakan netbook berprosesor Atom dengan kecepatan 1,6 GHz dan memory sebesar 1 GB ini, catching up with friends via facebook, menulis blog, dan mengupload foto ke Flickr terasa menyebalkan.

Lebih dari itu semua, saya adalah seorang movie-maker amatir, yang suka mengedit video-video pribadi dengan menggunakan software movie-making paling sederhana yang satu paket dengan Windows: Windows Movie Maker. Selama ini, saya tidak pernah mengalami masalah dalam masalah movie editing sederhana, sejak tahun pertama kuliah dimana saya masih menggunakan prosesor Intel Pentium 3, kemudian beranjak ke Pentium 4, Celeron, Dual Core, dan Core2Duo. Namun justru ketika menjajal Intel Atom inilah pertama kalinya saya mengalami buanyaaaak sekali kendala. Dari mulai masalah ketika pertama kali melakukan import file sampai ketika saya berusaha menyimpan file setiap kali selesai melakukan satu import file. Hasilnya? Satu bulan sudah saya menggunakan netbook berbasis Atom ini, dan belum ada satupun video yang berhasil saya edit. Duh, nasiiib… 🙂

Mungkin memang saatnya saya kembali ke notebook standar, tidak usah repot-repot bergaya dengan netbook mini  tapi hasilnya hati nelangsa. Menyesal sudah menjual notebook lama untuk sekadar mengganti velg mobil 😦

Cheers,

Unay