CLOSING-DOWN

Heyya fellas.

It appeared that the name korcaholic is claimed by someone consider himself as a part of the name. I would not deny it. It is. The name has a very long story. A story, a history. I don’t want to start new and more complicated conflicts. I’ve had enough for now. So I decide to move out of this korcaholic roof to my new home πŸ˜€

www.wortelpinkbernyanyi.wordpress.com

This will be my last post in this blog. I’m gonna miss writing in this blog very much. Nevertheless, I have built myself a new home, attached to me, only me. I will make that new home even more comfier than this one. The same goes to my twitter account. It has been changed from korcaholic to wortelpink.

Goodbye KORCAHOLIC.

Welcome WORTEL-PINK-BERNYANYI πŸ˜€ πŸ˜€

Advertisements

Venomous Looklet

Fellas,

This is just venomous πŸ˜€ Ever heard of a clothes styling simulation site called the looklet? Well yeah I’m a victim of this site. A friend of mine suggested me to check this site out, just this evening, and I couldn’t stop styling up and trying out all the cool outfits there! Well it’s virtual, of course πŸ˜€ But still…I’m just an ordinary girl. Girls are crazy about fashion! (or is it just me? no no no…there are millions of users on that site and I believe almost all of them-are-FEMALE ;p) First time I checked it out, W-O-W. Yeah I can’t afford those things in real life so I will just satisfy myself with mix-matchingΒ  this and that, here and there, and voila! You got your style!

Well yeah I worked in fashion company before, I did, but hey…I was an analyst. I’ve never tried mix and match before. All I did was calculating and analysing numbers and numbers. Millions of numbers. And now that I start putting things together, the real clothing thing, it’s just cool. Hell yeah it’s fun! You have to try this, gals! Recommended πŸ˜€

See? Do things you really like, break the rules, be yourself, and be happy. Enjoy yourself!

-warmest kiss and hug- Ciao!

Alasan kenapa cowok, bukan cewek, yang harus nembak

Dua hari yang lalu gw iseng main ke salah satu klubnya Perbakin (Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia -hasil Oom Google, red-) di daerah Jakarta Selatan. Nyobain nembak pake air rifle (ini bahasa kerennya, padahal yang iya sih senapan angin hahaha). Setelah menghabiskan 15 peluru, gini nih hasilnya. Oiya, sebagai keterangan, hasil bidikan gw yang atas, yang GEDE itu πŸ˜€

Gambar bawah yang kecil itu hasil bidikan salah satu temen gw, yang berjenis kelamin laki-laki (kalo nggak salah, belom pasti juga sih haha). Bisa diliat kan perbedaannya hasil bidikan cewek, dan cowok. Bukannya gw mendiskriminasikan gender, tapi…teteupp… πŸ˜€ Sekarang gw mengerti kenapa memang cowok yang HARUS nembak. They target better πŸ˜€

Kalo ibu-ibu luluran

Temans.

Setiap kali gw luluran di salon, gw selalu berusaha setengah mati nahan ketawa. Selalu (bener, SELALU!) ibu-ibu di sekeliling gw yang juga lagi luluran pasti bilang sama mbak-mbaknya.

“Aduh enak banget nih kalo abis luuran. Badan terasa ringan!”

Jadi salahkah gw kalo sangat tergoda untuk menanggapi, “Emangnya dakinya berapa kilo buuuu…..?” πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

-Salam Unay-

Finding Your Own Happiness

Heyya. Few days ago, nyokap bilang kalo beliau mau pergi ke rumah sakit depan rumah. Waktu itu gw bertanya-tanya, ngapain nyokap gaol ke RS? Perasaan nyokap gak cerita kalo ada kenalannya yang lagi dirawat deh. Setelah gw tanya, gw menerima jawaban yang cukup bikin gw melongo. Ternyata nyokap dan beberapa temen pengajiannya sekarang jadi seksi rohani di RS itu. Kerjaannya menghibur orang-orang yang lagi dirawat, menyediakan diri untuk berbagi. Karena katanya abukan cuma obat dokter aja yang bisa nyembuhin orang sakit. Tapi juga harus ada dorongan dari dalam diri si pasien untuk sembuh. They need positive energy. Gw tanya lagi, ngapain juga rajin-rajian amat menghibur orang? Kata nyokap, it gives her happiness. Sebuah rasa damai yang nggak bisa dibeli. Berbagi harapan, berbagi kebahagiaan, adalah sesuatu yang nggak bisa dinilai dengan uang. Suddenly I thought, WOW. Keren.

Gw udah lama berpikir bahwa memang kebahagiaan itu nggak bisa dibeli dengan uang. Tapi pertanyaan besarnya adalah, dimanakah Anda menemukan kebahagiaan itu? πŸ˜€ Bahkan gw sendiri susah menemukan jawaban atas pertanyaan itu. Gw tau apa aja yang bikin gw senang dan sangat menikmati hidup. Melakukan hal-hal gila secara spontan, mencoba hal-ghal baru, dan menjadi -ehm- berbeda. Tapi apa melakukan hal-hal itu membawa kedamaian buat gw? Hmm…nggak juga. Gw memang jadi semangat menjalani hidup, tapi bukan itu yang gw cari.

Satu hal yang pasti atas pemikiran selama beberapa hari ini, gw jadi tau bahwa gw HARUS menemukan hal yang membawa kedamaian buat gw. Bikin gw bahagia dan nggak protes atas ketidaksempurnaan hidup. This is my big personal project then. Exploring myself: BEGIN.

And uhm, I suggest you to do the same. Go find your own happiness! One thing to remember, setiap orang berbeda. Jadi nggak masalah kalau the way you find peace and happiness is different with other’s.

Hepi hepi exploring yourself! πŸ˜€

Ralat euy…

Ahay. Di posting sebelumnya, gw agak-agak gimana…gitu sama dosen gw yang namanya Pak Peter itu πŸ˜€ Makanya gw memutuskan untuk meralat pandangan gw tentang beliau. Haha. Pertama, dia jelas bukan hombreng (wink!). Kedua, he’s actually looking for peace in his life. And in my deepest thought, I think he’s on quest for God… Kok bisa gw bilang gini? Yaw,Β  hari Kamis kemaren, he decided to treat us all (sekelas bo) nonton film 2012 di Plasa Senayan. Sepanjang perjalanan di mobil, ketika makan siang, bahkan sampe di bioskopnya pun we (dia-margie-gw-bembeng) share a lot of thoughts. He sih sebenernya. Dia yang gak bisa berhenti ngomong. Haha… Dan yap, sampailah gw pada kesimpulan itu. He also said it’s better to not knowing, daripada kita tau tapi berada dalam sebuah sistem yang nggak bisa kita ubah. That we can do nothing about it. Just follow the rule of the game. Tapi berikan yang terbaik sesuai apa yang kita percaya itu benar. Dan satu lagi, he’s a strict vegetarian yang gila tempe (eh ini gak ada relevansinya yah haha)

Oke lah, jadi kesimpulannya adalah, he’s a good man πŸ™‚

Kuliah (dan dosen) yang…ANEH!

Howdy!

Hari ini gw sampe kelas jam setengah sembilan pagi dan langsung menyambar sarapan nasi kuning. Di tengah-tengah nikmatnya nasi kuning, tiba-tiba dosen gw dateng. Gw langsung terpana. Wow. Nggak kok, dosen yang ini bukan kayak Mr. Banana yang suka bercelana kuning πŸ˜€ Tapi…wow ajah. Pake jeans gahowl. Jas Hugo Boss (gw tau ini karena dulu sempet ngincer ;p) Piercing di one of his ear. Dua kancing teratas kemejanya dibuka. Jadi pamer dada getoohh hahaha… Pake kalung yang tak kalah gahowl-nya. Dan dia langsung bertanya “Have you guys listen to my album?” OH-MY-GOD. Ternyata dia baru aja bikin album debut, memulai karir di kancah hiburan πŸ˜€ Coba deh liat ini.

violet-symphony Ya temans, itu dosen saya. Beliau adalah seorang Ph.D di bidang ekonomi. Ajaib banget nggak sih dosen-dosen gw… Eh tapi penilaian objektif gw (ehm, secara gw menduga kuat dia hombreng πŸ˜€ dia meluk-meluk temen gw, cowok :D) suaranya bagus. Genrenya slow rock gitu. Mantap lah. Kalo diliat-liat tampang dan suaranya mengingatkan gw akan Hugh Grant, si British actor yang seksi itu. Tapi ya itu tadi…mengingat…tingkahnya yang agak aneh…hehehe…nggak deh πŸ˜€

In spite of semua keanehan dosen ini, gw salut. Hebat juga seorang Ph.D (yang juga punya perusahaan sendiri di Dubai) bisa tetep bermusik. Keren keren keren… Jadi kan nggak stres yah ;p Coba profesor-profesor di Indonesia bisa kayak gini, pasti hidup bakal berasa lebih hidup! Dosen-dosen model gini nih yang inspiring. Masak tadi dia ngomong “smart people don’t work for government“. Kenapa? Karena bayarannya kecil. Hahaha…smart πŸ˜€ Pantes dia tajir ;p

Dalam kuliahnya, si dosen ini banyak ngasih contoh yang berkaitan dengan kehidupan. Dari masalah memandang hidup, sampe masalah cinta. Katanya, love dan risk punya kaitan yang sangat erat. Dunno what he meant by that hahaha.

Tapi yah, over all, lumayan refreshing juga sih sama si Pak Middlebrook ini (iya nama aslinya P.J. Middlebrook, Jamie Brooke itu hanya NAMA PANGGUNG :D) Secara dosen gw yang sebelumnya menggelikan banget. Tipe om-om gatel gituh. Mesum pisaaaan…. >_< tiap hari kerjanya Balinese massage, ceritanya kalo gak tentang pijet ya tentang cewek. Buset dah. Ada-ada aja.

Hmm…and you know what? Di akhir session hari ini si Jamie bagi-bagi album debutnya. Hahaha…. Sumpe deeee… πŸ˜€