Gw seneng banget baca buku-buku bertema adventure dan traveling. Sejak masih pup dicebokin (jaman-jaman Lima Sekawan) sampe yang baru aja tadi malem gw baca (The Naked Traveler), semuanya bikin gw mupeng jalan-jalan dan berpetualang (well, who doesn’t?? lol) Waw, enaknya bisa kayak Trinity di Naked Traveler, tokoh-tokoh di 5 cm, penulis-penulis funkeh-nya Traveler’s Tale, juga Nila Tanzil and her never ending vacation. Pueeengeeeennn…
Sejauh ini gw baru menginjakkan kaki di 3 negara Asia Tenggara. Indonesia, Malaysia, dan Singapore. Numpang lahir doang di New Zealand jelas nggak dihitung lah yaaa…secara waktu itu kaki gw belum napak. Dari ketiga negara itu, gw masih paling puas sama Indonesia. Alam Indonesia tuh yah…wuiiiihhh…unbeatable! Tapi sedihnya gw, sampe umur gw yang udah twenty-sumthing ini, gw baru pelesir ke tiga pulau di Indonesia (Sumatra, mentok sampe Padang, Jawa dari ujung ke ujung, dan Bali) Wadooohh…ga bisa dibilang memuaskan hasrat terpendam hahaha…
Gw pernah dua kali ngerasain yang namanya brethtaking scenery (pemandangan yang puuooolllll banget sampe bikin lo menahan napas, well, gitu lah kurang lebih) Yang pertama waktu gw ke Danau Maninjau di Bukit Tinggi, Sumatra Barat. Gw nyampe disana menjelang sunset dan langsung check in di sebuah lake side resort (punya kenalan nyokap jadi gratis hihihiii). Di belakang setiap kamar ada anjungan ke danau (jadi kayak dermaga gitu) dan dari sana kita bisa liat air danau yang jernih banget. Yang gw sebut breathtaking scenery itu waktu ada satu moment karena pengaruh matahari terbenam, semua hal di atas danau jadi membentuk siluet yang sangat…sangat…sangat…indah. Ada siluet nelayan tradisional di atas perahu kecilnya sambil megang jala, langit warna oranye, dan air danau berkilauan. WOW. Seketika itu rasa bete dan puyeng karena harus ngelewatin kelok 44 menuju danau hilang (disebut kelok 44 karena harus menuruni bukit dengan 44 belokan tajam). It was 2002, dan bayangan pemandangan menakjubkan itu masih terukir jelas di ingatan gw sampe sekarang. Sayang waktu itu kamera digital belum se-booming sekarang, dan gw masih mencari-cari dimana hasil cetak foto di Danau Maninjau itu gw simpan…I promise I will post it here ASAP (doain aja cepet ketemu hihi).
Kali kedua gw merasa sangat takjub dengan keindahan alam yang gw liat adalah sekitar 3 minggu yang lalu waktu gw pertama kali diving dii Nusa Dua, Bali. Memang terdengar agak norak sih yah kalo buat experienced diver, tapi buat gw, ngeliat langsung clown fishes bermain-main di sela-sela anemon di atas karang yang warna warni, dilalui ratusann ekor ikan yang umm…sebuatannya sih school of fish, gerombolan ikan, bukan di film Finding Nemo, melainkan hanya berjarak beberapa sentimeter dari muka gw, WOOOOW…gw sampe harus dikasi kode sama instruktur untuk beranjak dari tempat itu.
Tapi Trinity di The Naked Traveler menyebut breathtaking scenery-nya adalah di New Zealand, karena pemandangan kayak di film Lord of the Ring itu nyata dan benar ada. Hmm…penasaran dahsyat gw jadinya hahaha… Mungkin yang bikin pemandangannya tambah dahsyat adalah karena ada bumbu-bumbu tambahan elf ganteng macam Legolas dan ksatria seksi-abisss-sampe-bikin-gw-ngiler-dan-mimpi-ga-senonoh model Aragorn heheheee ngareeep.
Mungkin beberapa saat lagi gw akan mulai membujuk-bujuk bokap gw untuk mengirim gw kembali ke New Zealand, terserah deh mau buat apa. Kuliah kek, kerja kek, jadi TKI juga oke lah hahaha…



Sekarang memang netbook mini yang dipelopori Asus EeePC (the one I’m writing on) sedang booming banget. Hampir semua pabrikan komputer lokal dan internasional mengeluarkan serian ini sebagai produk baru mereka. Tapi sayang beribu sayang, kehandalan produk ini tidak sebesar promosinya. Jangankan untuk mengolah data di Ms. Excel atau OpenOffice yang berjumlah puluhan ribu cell, untuk sekedar browsing menggunakan beberapa browser berbeda pun prosesor ini sudah kewalahan. Jadi jangan kaget kalau Anda mengalami berkali-kali system hang ketika sedang asyik berselancar di internet. Terus terang, sejak menggunakan netbook berprosesor Atom dengan kecepatan 1,6 GHz dan memory sebesar 1 GB ini, catching up with friends via facebook, menulis blog, dan mengupload foto ke Flickr terasa menyebalkan.





